--> Skip to main content

Waktu Adalah Mata Uang Yang Paling Mahal

Waktu Adalah Mata Uang Yang Paling Mahal

Temanngobrol.online - Bicara soal waktu, mungkin hampir semua orang menyadari bahwa setiap waktu yang kita miliki itu sangat berharga. Bahkan, karena pentingnya waktu, orang Barat sering mengatakan "Waktu adalah Uang" itu (Time is Money). Setiap kali kita kehilangan waktu, berarti sama dengan kehilangan uang. Arab juga memiliki ekspresi, "Al-Saifi cash waqtu" (ibarat pedang). Jika Anda tidak dapat mengambil keuntungan dari waktu, sama seperti kita telah menyakiti diri kita sendiri.

Memang sebetulnya, kita hidup di dunia ini, tidak kurang dari waktu yang diberikan Tuhan kepada umatnya, dari lahir sampai mati. Buang-buang waktu sama seperti menyia-nyiakan hidupnya. Kita harus membagi waktu kita dengan aktifitas lain seperti bekerja (untuk mencari uang), bersosialisasi, istirahat, ibadah, keluarga peduli, hobi serta mengisi hari-hari dengan sesuatu yang positif dan berharga.

Waktu lebih berharga daripada uang. Uang yang telah habis atau hilang dapat kita cari lagi, sedangkan waktu yang telah berlalu tidak dapat kembali lagi. Meskipun banyak dari kita yang setuju dengan pernyataan tersebut, tetapi masih banyak pula orang yang lebih takut kehilangan uangnya daripada waktu yang dimilikinya. Mencari kesibukan sendiri dengan cara bekerja justru lebih baik untuk kita agar bisa menghasilkan banyak uang, tetapi kita juga harus ingat bahwa keluarga kita juga perlu waktu untuk kehadiran kita dan menikmati waktu berkumpul bersama-sama. Manjakan diri Anda dengan berselancar di dunia maya (internet), atau berkomunikasi dengan orang-orang di media sosial, atau berfantasi di dunia game (jika diperlukan), sebenarnya itu sangat menyenangkan, namun bersosialisasi di dunia nyata sebagai sarana untuk silaturrahmi connect dengan orang sekitar jangan sampai kita lupakan.

Sebenarnya Nabi Muhammad Rasulullah SAW telah bersabda untuk mengingatkan kepada kita semua "Manfaatkan 5 perkara sebelum datang 5 perkara lainnya".
  1. Masa hidup (sebelum datang masa kematian).
  2. Masa muda (sebelum datang masa tua).
  3. Masa sehat (sebelum datang masa sakit).
  4. Masa kaya (sebelum datang masa miskin).
  5. Masa luang (sebelum datang masa sempit).

Memang rasa penyesalan selalu hadir belakangan dan rasanya sungguh menyakitkan ketika ingat kembali masa lalu, apalagi bagi orang yang tidak siap untuk menerima kenyataan tersebut. Untuk itu sebelum kita memiliki rasa menyesal alangkah baiknya gunakan waktu yang kita miliki sebaik dan sebijak mungkin mulai dari sekarang, karena pada dasarnya kesempatan hanya datang satu kali, so jangan pernah kita sia-siakan waktu.
Oldest Post
Comment Policy: Silahkan kirimkan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan pada halaman ini. Komentar yang berisi link aktif tidak akan ditampilkan sebelum disetujui oleh Admin.
Buka Komentar
Tutup Komentar